PIKNIK FUN & FRESH 2-3 FEBRUARI 2018

Februari 2018, tepatnya pada tanggal 2 & 3 Februari, PT DNASTUDIO TEKNOLOGI INDONESIA mengadakan acara piknik bareng dengan tema fun & fresh yang bertempat di Situ Cileunca Pangalengan Kabupaten Bandung. Dipilihnya Pangalengan, selain jaraknya yang cukup dekat dengan kantor kita (red. Jakarta) juga sebagai ajang silaturahmi dengan salahsatu klien sekaligus sahabat kita yang memiliki bidang usaha jasa pandu wisata di daerah tersebut. Kang Cecep, kita memanggil sahabat kami ini. Beliau adalah sebagai pemilik jasa pandu wisata Pamor-Adventure yang merupakan warga asli Pangalengan. Salah satu jasa yang ditawarkannya adalah wisata rafting.

Perjalanan yang cukup melelahkan di hari Jumat karena kemacetan yang biasa terjadi tidak bisa kami hindari (weekendforia :D). Dimulai jam sepuluh pagi (waktu kami :D) kami memulai perjalanan dan akhirnya sampai di Bandung kurang lebih pukul lima sore. Sesampainya di Bandung, kami tidak serta merta langsung menuju ke tempatnya Kang Cecep (red. Pangalengan) tetapi kami mampir dahulu ke warung bakso malang milik salah satu tim DNA, “Warung Bakso Malang Larissa” namanya.

Warung bakso Malang Larissa terletak tepat didepan RSUD Soreang dengan ciri khas rumah model jaman baheula dan kombinasi cat yang ceria berwarna-warni, melengkapi istirahat kita sebelum menuju Pangalengan. Sambil melepas lelah sejenak dan melaksanakan kewajiban kepada Sang Pencipta, kami disuguhi dengan menu khas Larissa, yaitu Bakso Malang (hhmmmm…. yummy hehe…).

Tak terasa azdan magrib telah berkumandang, mengingatkan kami bakso time telah selesai dan kami pun bersiap kembali untuk melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan kami. Tentunya setelah kita semua selesai melaksanakan sholat magrib, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Pangalengan.

Pangalengan merupakan daerah pegunungan yang ketinggiannya lebih tinggi dari Soreang tempat kami makan bakso di Larissa. Konon katanya Pangalengan terletak pada ketinggian 1.446,80 m DPL yang tentunya bakal menjadikan perjalanan malam kita menjadi lebih seru. … naik-naik ke puncak gunung … malam malam sekali … seperti dalam penggalan bait syair lagi kita waktu masih anak-anak … hehe…

Jalan berkelok pastinya kita lalui – namanya juga rute ke gunung – menanjak, gelap-gelapan, kabut, dan lain-lain yang sebelumnya tidak pernah kami jumpai di kota tercinta kita Jakarta. Jam menunjukkan pukul setengah Sembilan malam (red. 20.30 WIB) kami sampai ditempat tujuan yaitu base camp Pamor-Adventure yang telah disiapkan oleh kang Cecep dan tim. Tempat yang nyaman, menghadap langsung ke danau (red. Situ Cileunca), udara segar menjadikan pikiran kita fresh dan nyaman sekali rasanya. Keramahan orang sekitar melengkapi kenyamanan yang kami rasakan, sungguh suatu kenikmatan yang tidak bisa kita ungkapkan dengan kata-kata (nikmat Tuhan-mu yang mana lagi yang kamu dustakan?).

Kang Cecep dan tim rupanya sudah menyiapkan semuanya termasuk makan malam buat kami semua, ada kambing guling, ayam bakar, jagung bakar, dan makanan lainnya yang menjadikan kami tidak perlu khawatir kekurangan makanan (hehe…). Satu lagi yang tidak kalah penting dan menjadikan suasana semakin lengkap yaitu api unggun. Suasana ceria tercipta diantara kami seolah kami sebelumnya tidak melewati perjalanan yang melelahkan. Sambil menghangatkan badan dan santap makan malam, kamipun berbincang sampai larut ditemani teh dan kopi hangat. Waktu sudah lewat dari tengah malam, satu persatu anggota tim menuju tempat istirahat yang telah dipersiapkan.

Sabtu pagi adalah waktu yang dinanti-nanti, karena dipagi inilah kami akan rafting bersama bersuka ria, fun, fresh, teriak, kedinginan, dan basah-basahan main air bersama. Sambil menunggu tim Pamor menyiapkan keperluan kami, waktu senggang kita isi dengan sarapan biar tidak masuk angin. Dan yang tidak kalah seru, setelah sarapan selesai kita bagi-bagi doorprice. Setiap anggota harus mengambil nomor undian (red. Temasuk pak sopir kita tercinta :D) keceriaanpun tercipta dan terpancar dari seluruh anggota yang hadir. Sedikit bocoran hadiah yang didapat diantaranya ada mouse, headset, flashdisk, powerbank, kabel data, payung, drybag, dan lain-lain.

Tak lama kemudian kita dipanggil oleh tim Pamor sebagai tim yang memandu kami dalam mengarungi sungai Palayangan. Ditengah hujan rintik dan kabut agak tebal, dibagilah kami menjadi beberapa kelompok yang masing-masing kelompok terdiri 4-5 peserta dan diberikan arahan bagaimana dan apa yang harus kami lakukan selama acara pengarungan sungai nanti yang merupakan sebuah SOP yang diterapkan oleh Pamor-Adventure kepada klien nya. Ditengah dinginnya udara Pangalengan yang dilengkapi hujan dan kabut tipis-tipis, tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap mengarungi sungai Palayangan.

Sebelum pengarungan sungai dilakukan, kita melakukan latihan-latihan ringan sesuai dengan arahan yang sebelumnya diberikan di situ Cileunca, tepi danau kami susuri sampai dengan menuju ke pintu air danau yang merupakan garis awal kita akan melakukan rafting. Dan akhirnya pun kami terjun kesungai, inilah perjalanan yang sesungguhnya. Arus air sungai yang deras membuat perjalanan kami semakin seru, ditambah lagi dengan derasnya hujan. Perjalanan menyusuri sungai yang memakan waktu kurang lebih selama 1,5 jam, merupakan waktu yang cukup lama buat kami untuk berada dalam kondisi dingin, teriakan, extreme dan tentunya keceriaan yang ingin kami ulangi dikemudian hari.

Setelah diterpa air sungai dan rintik hujan yang membasahi selama dalam perjalanan arung jeram ini, ditengah perjalanan dalam pengarungan sungai kami pun beristirahat disaung yang berada pada sisi kanan tepi sungai dan tim pamor adventure telah menyiapkan snack aneka gorengan dan juga minuman bandrek untuk menghangatkan tubuh para peserta (tim DNAstudio) dalam kegiatan rafting ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *